Diseret ke Pengadilan Internasional Karena Genosida di Gaza, Israel Tangguhkan Penerbangan ke Afrika Selatan

- 26 Januari 2024, 21:18 WIB
Diseret ke Pengadilan Internasional Karena Genosida di Gaza, Israel Tangguhkan Penerbangan ke Afrika Selatan
Diseret ke Pengadilan Internasional Karena Genosida di Gaza, Israel Tangguhkan Penerbangan ke Afrika Selatan /pixabay/

LABUAN BAJO TERKINI- Maskapai penerbangan asal Israel, El Al, pada Jumat, 26 Januari 2024 mengumumkan penangguhan penerbangan ke Afrika Selatan, negara yang mengajukan kasus genosida terhadap Israel di Mahkamah Internasional di Den Haag.

"El Al mengumumkan penangguhan penerbangannya ke Johannesburg di Afrika Selatan, mulai akhir Maret," demikian disampaikan Perusahaan Penyiaran Publik Israel.

Keputusan tersebut diambil pada hari yang sama menjelang keputusan awal Mahkamah Internasional dalam kasus yang menuduh Israel telah melakukan genosida di Gaza.

Baca Juga: Program Electrifying Agriculture PLN Akan Wakili Indonesia di Tingkat Global

"El Al diperkirakan akan berhenti mengoperasikan penerbangan ke Afrika Selatan karena kurangnya penumpang, yang berasal dari tuduhan genosida Afrika Selatan terhadap Israel di Mahkamah Internasional, menurut sumber dalam perusahaan tersebut," tulis harian Jerusalem Post.

Harian tersebut mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan: "Mengingat situasi keamanan dan kasus di Den Haag, warga Israel tidak ingin terbang ke Afrika Selatan, dan lebih memilih tujuan baru, seperti Tokyo, AS, dan Thailand."

Pada 11-12 Januari, Mahkamah Internasional mengadakan dua dengar pendapat publik mengenai kasus tersebut. Jumat pekan ini, Mahkamah Internasional mengeluarkan keputusan mengenai kasus tersebut.

Baca Juga: BPOLBF: Fam Trip Pasar Tiongkok Bukti Kolaborasi Lintas Industri

Israel telah melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti ke Jalur Gaza sejak serangan lintas batas oleh Hamas yang menurut Tel Aviv menewaskan 1.200 orang.

Halaman:

Editor: Silvester Yunani


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah