Tanam Anakan Pohon Munting Bersama Delegasi Pemuda ASEAN, Menparekraf Bicara Soal Pariwisata Ekologis

- 11 Mei 2023, 17:45 WIB
Menparekraf RI, Sandiaga Uno saat menanam anakan pohon Munting di Kawasan MICE Golo Mori, Rabu (10/5/2023).
Menparekraf RI, Sandiaga Uno saat menanam anakan pohon Munting di Kawasan MICE Golo Mori, Rabu (10/5/2023). /Dok. Kemenparekraf

LABUAN BAJO TERKINI- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno bersama 22 delegasi pemuda ASEAN dan 10 pemuda Labuan Bajo menanam anakan pohon Munting di kawasan MICE (Meetings, Insentives, Convetions and Exhibitions) Golo Mori, Rabu (10/5/2023).

Sandiaga Uno mengatakan, penanaman pohon yang dilakukan dapat menjadi promosi Labuan Bajo sebagai daerah wisata ekologis, selain atraksi alam dan atraksi kebudayaan yang selama ini ada dikenal luas oleh publik.

"Tadi saya sampaikan ke mereka (pemuda ASEAN dan pemuda Labuan Bajo), ini lebih dari simbolis, karena tahun depan pohon Munting akan super keren, warna merah, pink, putih dan ungu dan kalian saya harapkan datang lagi untuk melihat itu saat itu berbunga," ungkap Sandiaga Uno.

Baca Juga: Sandiaga Uno Ajak Pemuda ASEAN Promosikan Pariwisata Labuan Bajo di Media Sosial

Menurutnya, perhatian terhadap alam yang telah dilakukan merupakan upaya secara berkelanjutan untuk kelestarian alam.

Di lain sisi, menurut Sandiaga Uno, para pemuda nantinya akan datang ke Labuan Bajo dan membuka peluang usaha serta lapangan kerja.

"Karena target kami di sektor pariwisata dan ekraf ini ada 4.4 juta lapangan kerja di tahun 2024," ujarnya.

Sandiaga Uno menjelaskan, anak muda memiliki kekuatan yang sangat unik, karena anak muda rata-rata merupakan generasi Z (Gen Z) yang lahir di alam digital dan sangat familiar dengan media sosial.Sandiaga Uno menjelaskan, anak muda memiliki kekuatan yang sangat unik, karena anak muda rata-rata merupakan generasi Z (Gen Z) yang lahir di alam digital dan sangat familiar dengan media sosial.

Sehingga, ia berharap kepada pemuda untuk secara kolektif mempromosikan pariwisata Labuan Bajo.

"Mereka bisa merasakan suasana yang berbeda, di mana mereka bisa membagikan skill kepada masyarakat sekitar sini melalui program program pariwisata. Dulu kan mereka hanya datang untuk foto-foto, melihat-lihat. Sekarang, mereka datang berdampak kepada masyarakat sekitar, memberikan up-skiling, re-skiling, new-skilling,  di mana salah satu paket yang dapat di bawa ke sekolah-sekolah, seperti Tadi Poltek Elbajo, mereka bisa datang kembali memberikan materi kuliah sampai ke desa-desa wisata, desa wisata di sekitar Labuan Bajo hingga Wae Rebo,  seluruh wilayah Flores daratan hingga ke wilayah NTT lainnya yang ada dalam lingkup pengembangan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas,"katanya.

Baca Juga: NasDem Resmi Daftar Bacaleg di KPU Manggarai Barat

Sandiaga Uno menjelaskan, forum ASEAN ini platform dan pada 10 hingga 11 tahun mendatang, para delegasi akan kembali lagi ke Indonesia dengan membawa kreativitas, inovasi dan energi untuk pengembangan seluruh aspek kehidupan baik pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lapangan kerja.

Hadir Mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno dalam kesempatan tersebut Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Giri Adnyani; Kepala Biro Komunikasi Kemenprekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani; Direktur Pemasaran Wilayah Asia Pasifik Kemenparekraf Wisnu Sindhutrisno; serta Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina.***

Editor: Silvester Yunani


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah