Psikolog Sebut Kekhawatiran Karena Masalah Keuangan Bisa Sebabkan Gangguan Kesehatan Mental

- 31 Maret 2024, 21:20 WIB
Psikolog Sebut Kekhawatiran Karena Masalah Keuangan Bisa Sebabkan Gangguan Kesehatan Mental
Psikolog Sebut Kekhawatiran Karena Masalah Keuangan Bisa Sebabkan Gangguan Kesehatan Mental /freepik.com

LABUAN BAJO TERKINI- Permasalahan finansial atau keuangan memang menjadi salah satu masalah yang tak jarang membuat seseorang harus berpikir serius. Pasalnya, semua kebutuhan hidup pada masa sekarang ini membutuhkan banyak biaya.

Tak jarang, banyak orang di dunia ini yang mengalami frustasi bahkan depresi karena mengalami masalah finansial. Masalah finansial juga tak jarang menjerumuskan orang untuk ambil jalan pintas mengakhiri hidup.

Seorang psikolog klinis Thomas Richardson mengungkap kekhawatiran terkait keuangan tak boleh dibiarkan begitu saja, sebab dapat berdampak besar pada kesejahteraan mental.

Baca Juga: Baik untuk Kesehatan Mata, Berikut 5 Manfaat Mengonsumsi Buah Tomat

"Seberapa banyak Anda stres dan khawatir tentang keuangan sebenarnya lebih berdampak daripada seberapa besar Anda secara objektif benar-benar kesulitan secara finansial," ujar Richardson seperti dikutip dari laman Mirror, Minggu 31 Maret 2024.

Menurut Richardson, respons psikologis yang Umum terhadap kesulitan finansial adalah stres, depresi, gangguan kecemasan, bahkan keinginan bunuh diri. Orang yang berada dalam kesulitan keuangan cenderung mengalami kemunduran kesehatan mental.

Orang yang memiliki utang tanpa jaminan seperti kartu kredit juga terbukti dalam studi berisiko tiga kali lebih besar mengalami masalah kesehatan mental. Kondisi itu juga menyebabkan lebih banyak orang berjuang dengan masalah narkoba dan alkohol.

Siklus kesulitan keuangan dan masalah kesehatan mental bisa menjadi lingkaran setan. Misalnya, seseorang mungkin sangat khawatir karena tidak mampu membayar tagihan sehingga akhirnya merasa sangat cemas.

Sebaliknya, masalah kesehatan mental yang serius dapat menyebabkan orang harus menerima pekerjaan dengan gaji rendah atau tidak stabil. Beberapa masalah kesehatan mental seperti gangguan bipolar juga dikaitkan dengan tingginya pengeluaran impulsif dan risiko kebangkrutan.

Halaman:

Editor: Silvester Yunani


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah