Kunker Bersama Kementerian di Mabar, AWK Dorong Hilirisasi Produk Perkebunan dari NTT

8 Februari 2023, 10:56 WIB
Kunker Bersama Kementerian di Mabar, AWK Dorong Hilirisasi Produk Perkebunan dari NTT /Labuan Bajo Terkini/

LABUAN BAJO TERKINI- Anggota DPD RI Angelius Wake Kako (AWK) mendorong hilirisasi produk perkebunan asal Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Hal tersebut disampaikan AWK saat menggelar kunjungan kerja bersama Kementerian yang menjadi mitra kerja di Komite II di Labuan Bajo, Senin 6 Februari 2023 dalam agenda pengawasan  Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

Angelo, sapaan akrab AWK mengatakan, NTT yang memiliki potensi luar biasa di sektor perkebunan sudah saatnya  mengelola hasil sendiri tanpa terus mengirim barang mentah keluar NTT.

Baca Juga: Jembatani Aspirasi Manggarai Barat, Komite II DPD RI Undang Kementerian untuk Kunker Pengawasan UU Perkebunan

"Ke depan NTT harus mampu mengolah hasil perkebunan untuk meningkatkan nilai tambah demi kesejahteraan masyarakat”,kata AWK.

Selain itu, menurut mantan ketua PP PMKRI itu, hilirisasi produk perkebunan di NTT merupakan salah satu jalan untuk mendukung pariwisata di provinsi kepulauan itu.

Pada kesempatan tersebut, AWK juga menjelaskan jika dia bersama senator lain dari Komite II DPD RI sengaja menghadirkan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perindustrian sebagai mitra kerja.

AWK Mencontohkan, salah satu produk perkebunan potensial di NTT adalah  jambu mente yang bisa dijadikan bahan baku makanan ringan atau snack.

"Selama ini jambu mente dijual secara gelondongan, padahal sektor pariwisata Labuan Bajo membutuhkan kacang mente. Tapi yang terjadi adalah Jambu mente dijual ke surabaya, dan dari Surabaya dikemas dalam bentuk kacang dijual lagi ke Labuan Bajo untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. Ini Anomali namanya, "ungkap AWK.

Baca Juga: AWK Siap Bertarung Kembali Menjadi Anggota DPD RI

Lebih jauh AWK menjelaskan, hilirisasi yang dimaksudkan adalah Industri berbasis Rumah tangga, agar sejalan dengan posisi Labuan Bajo sebagai kota pariwisata.

Menurut AWK, Komite II  dalam kunker nya  pada kesempatan itu sengaja menghadirkan pihak Kementerian Perindustrian  agar bisa melakukan intervensi atas hasil-hasil perkebunan yang ada.

Delegasi Komite II DPD RI melaksanakan pertemuan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai Barat dan dihadiri oleh Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng.

Hadir pula Sekda Kabupaten Manggarai Barat, Direktur Tanaman Semusim dan Rempah Kementerian Pertanian; Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi NTT; Kepala Seksi Pelayanan Pengkajian BPTP NTT; Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kementerian Perindustrian; Perwakilan Kementerian Perdagangan; Perwakilan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi NTT; asosiasi dan pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga: Turnamen Voly Putra Nangaba Cup I Telah Dimulai, Ini Harapan Senator AWK

Sementara anggota Komite II yang hadir diantaranya Ria Mayang Sari (Jambi), Amaliah (Sumatera Selatan), Fahira Idris (D.K.I Jakarta), Abdi Sumaithi (Banten), Adilla Azis (Jawa Timur), Bambang Santoso (Bali), Aji Mirni Mawarni (Kalimantan Timur), Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan (Sulawesi Tenggara), Stefanus B. A. N. Liow (Sulawesi Utara), Mamberob Yosephus Rumakiek (Papua Barat), Abdullah Puteh (Aceh). ***

Editor: Silvester Yunani

Tags

Terkini

Terpopuler