Desa Adat Pemogan Berkomitmen Cegah Penyalahgunaan NAPZA di Kalangan Generasi Muda

21 Mei 2022, 12:29 WIB
Bendesa Adat Pemogan AA Arya Ardana dan jajaran bersama perwakilan Polda Bali saat berdiskusi terkait upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA di Desa Adat Pemogan. /HO-Werdhikusuma

LABUAN BAJO TERKINI - Bahaya NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya) terus menghantui berbagai daerah di Indonesia, tak terkecuali Bali.

Kondisi ini mendapat perhatian serius pemerintah setempat, tak terkecuali Desa Adat. Bahkan Desa Adat Pemogan di Denpasar Selatan misalnya, terus berupaya untuk mencegah penyalahgunaan NAPZA ini.

Apalagi umumnya, para pengedar narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya cenderung menyasar generasi muda. Apabila dibiarkan, maka kondisi tersebut akan sangat merusak masa depan bangsa.

Baca Juga: Menparekraf Optimistis Kunjungan Wisman dari Asia Selatan Meningkat

Menyadari hal ini, Bendesa Adat Pemogan AA Arya Ardana bersama jajaran secara rutin melaksanakan kegiatan penyuluhan terkait bahaya NAPZA.

Salah satunya adalah dengan pemasangan spanduk pada tempat atau lokasi tertentu yang dianggap strategis untuk mengedukasi masyarakat.

"Spanduk-spanduk yang kami pasang berisi penyampaian pesan-pesan terkait penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat, khususnya generasi milenial," jelas Bendesa Adat Pemogan AA Arya Ardana, di Denpasar, Sabtu 21 Mei 2021.

Baca Juga: Ocehan Miss Global Estonia Sempat Viral di Medsos, Begini Tanggapan Kemenkumham

Pihaknya berkomitmen untuk terus menjalin sinergitas antara perangkat yang ada di Desa Pemogan dengan Polda Bali dan instansi terkait.

Spanduk bahaya narkotika yang dipasang di salah satu titik di Desa Adat Pemogan, Denpasar Selatan. HO-Werdhikusuma

Hal ini dianggap penting, untuk secara berkelanjutan bersama-sama melaksanakan sosialisasi terkait bahaya narkoba.

"Kami juga mengajak prajuru adat untuk lebih care atau peduli terhadap lingkungan terutama kos-kosan yang dihuni banyak pendatang di wilayah Pemogan, sebagai antisipasi dalam rangka menekan peredaran narkoba serta memberi sanksi terhadap warga yang terlibat narkoba," ujar Arya Ardana.***

Editor: Marianus Susanto Edison

Tags

Terkini

Terpopuler