PLN Sabet 12 Penghargaan dari Menteri BUMN di Ajang BCOMSS 2024

- 8 Maret 2024, 21:43 WIB
PLN Sabet 12 Penghargaan dari Menteri BUMN di Ajang BCOMSS 2024
PLN Sabet 12 Penghargaan dari Menteri BUMN di Ajang BCOMSS 2024 /Dok PLN

LABUAN BAJO TERKINI – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo berhasil meraih penghargaan Best CEO Communications dalam ajang BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 2024 yang diselenggarakan di Lapangan Tennis Indoor Senayan, Kamis (7/3) malam.

Dalam ajang apresiasi terhadap praktisi komunikasi dan program keberlanjutan perusahaan di lingkungan BUMN ini, secara total PLN memborong 12 penghargaan dan dinobatkan menjadi Best of the Best Communication.

Berkat pengelolaan komunikasi korporat yang baik, PLN juga berhasil mendapatkan  peringkat 1 dan 3 Media Relations, peringkat 2 dan 3 Internal Communications, peringkat 1 Social Media Ranger, dan EVP Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto sebagai Best Corporate Communications.

Baca Juga: Banyak Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu, PLN UIP Nusra Serap Aspirasi Warga

Sementara pada Sustainability, PLN terpilih menjadi peringkat satu pada Community Involvement Development (CID) Kesehatan, Rumah BUMN of the Year, Best Milennial TJSL, dan Top Contributor BUMN For Sustainability. Selain itu, Corporate Secretary PLN Alois Wisnuhardana juga menjadi nominasi best Corporate Secretary.

Menteri BUMN Erick Thohir dalam sambutannya mendorong semua perusahaan BUMN bisa menerapkan keterbukaan dan keberlanjutan. Hal ini kata Erick, mengingat tantangan di masa depan yang membutuhkan tranformasi seluruh perusahaan BUMN.

"Ini bagian kita terus mendorong keterbukaan informasi sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang baik," ujar Erick.

Erick mengatakan peningkatan keterbukaan informasi BUMN pada 2024 naik 2.500 kali lipat ketimbang pada 2019 saat ia menjabat yang hanya ada satu BUMN yang memiliki status informatif dengan baik. Capaian prestasi yang diperoleh perusahaan-perusahaan BUMN saat ini harus menjadi pemacu untuk menciptakan terobosan-terobosan demi kemajuan.

"Transformasi BUMN juga harus kita dorong, kita tidak bisa berpuas diri hari ini, apakah misalnya deviden tahun ini yang terbesar sepanjang sejarah yaitu Rp 81,4 Triliun cukup? Tidak. Negara membutuhkan lebih," katanya.

Halaman:

Editor: Silvester Yunani


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah