Masyarakat Adat Desak Bank Dunia Lanjutkan Pengembangan Geothermal Wae Sano

- 13 Mei 2022, 14:54 WIB
Para Tu'a Golo bersama masyarakat adat di Wae Sano saat berdialog dengan tim Bank Dunia terkait proyek geothermal Wae Sano.
Para Tu'a Golo bersama masyarakat adat di Wae Sano saat berdialog dengan tim Bank Dunia terkait proyek geothermal Wae Sano. /HO-Ludgerius

LABUAN BAJO TERKINI - Tim Bank Dunia melakukan kunjungan ke Desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin 9 Mei 2022.

Kunjungan delegasi Bank Dunia ini untuk bertemu dan berkomunikasi dengan masyarakat secara langsung terkait proyek geothermal Wae Sano yang didanai oleh Bank Dunia.

Dalam kunjungan tersebut, tim Bank Dunia berkesempatan melakukan pertemuan dengan masyarakat adat Nunang, Lempe dan Ta’al, di Aula Kantor Desa Wae Sano.

Baca Juga: Menteri Pertanian: 6 Kabupaten Terjangkit Wabah PMK Pada Hewan

“Apa yang kami lakukan saat ini, sangat menentukan tentang apa yang akan kami sampaikan kepada manajemen," kata perwakilan Bank Dunia, Muchsin Chasani, saat dialog itu, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Labuan Bajo Terkini, Jumat 13 Mei 2022.

"Kami akan catat semua usulan warga, dan selanjutnya disampaikan ke manajemen untuk kemudian mengambil keputusan," imbuh Muchsin Chasani, yang hadir bersama tiga delegasi Bank Dunia lainnya.

Dalam dialog tersebut, masyarakat adat Nunang, Lempe dan Ta'al secara khusus mendesak Bank Dunia agar melanjutkan kegiatan proyek geothermal Wae Sano ini.

Bahkan sejumlah tokoh masyarakat adat yang hadir dalam dialog ini juga menyatakan dukungan tegas agar Bank Dunia meneruskan usaha pengembangan energi terbarukan ini.

Baca Juga: Kemenkominfo 'Take Down' 5.666 Hoaks Terkait Covid-19 di Medsos

Tu'a Golo Nunang, Maximus Taman, melihat proyek ini sebagai proyek yang penting bagi kelangsungan hidup masyarakat. Ia mengaku banyak masyarakat akan kecewa, bila program ini dihentikan.

Halaman:

Editor: Marianus Susanto Edison


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x