Presiden Jokowi: 34 Persen Warga Sumba Tengah Miskin

- 23 Februari 2021, 14:31 WIB
/

LABUAN BAJO TERKINI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama rombongan terbatas melakukan kunjungan kerja untuk melihat lumbung pangan (food estate) di Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021).

Pemerintah kata dia, mempersiapkan lahan seluas 5.000 hektare di Sumba Tengah. Yang mana yang 3.000 hektare ditanam padi, kemudian yang 2.000 (hektare) ditanam jagung.

"Tapi ke depan akan diperluas lagi dengan keluasan 10.000 hektare, yang nantinya dibagi 5.600 hektare untuk padi dan 4.400 hektare untuk jagung," katanya dilansir dari setgab.co.id yang dikutip Labuanbajoterkini.com

Baca Juga: Sambut Kunjungan Presiden, GMNI NTT Desak Tuntaskan Ganti Untung Lahan

Presiden Jokowi mengatakan program tersebut harus dibangun di Sumba Tengah. Hal itu karena banyak rakyat yang miskin.

"Kenapa dikerjakan di NTT, khususnya di Kabupaten Sumba Tengah? Karena memang, kita harus ngomong apa adanya, Pak Bupati (dan) Pak Gubernur, data yang saya miliki, 34 persen kemiskinan ada di sini. Dan, panen yang ada di Sumba Tengah ini masih setahun baru sekali, yaitu padi. Dan kita ingin mengelola agar satu tahun bisa dua kali panen padi dan sekali panen jagung atau kedelai," katanya.

Baca Juga: Tokoh Adat di NTT: Kalau Bupatinya Orang Amerika, Itu Sudah Keterlaluan  

Problemnya kata Jokowi adalah air bahkan hampir sama di semua wilayah di NTT. Memang kuncinya ada di air.

"Oleh sebab itu, di sini tadi kita lihat sudah dibangun di 2015-2018 sumur bor yang masuk ke sawah, juga ada embung. Beberapa embung di sini, embung besar juga sudah dibangun. Tapi masih jauh dari cukup, masih kurang," katanya.

Baca Juga: Nelayan di NTT Digegerkan dengan Anak Hiu Mirip Manusia

Halaman:

Editor: Silvester Yunani


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X