Gempa Bumi M6,1 di Sumatera Barat, 7 Orang Meninggal Dunia

- 25 Februari 2022, 18:24 WIB
Kerusakan rumah salah seorang warga akibat gempa bumi tektonik yang mengguncang Sumatera Barat.
Kerusakan rumah salah seorang warga akibat gempa bumi tektonik yang mengguncang Sumatera Barat. /HO-BNPB

LABUAN BAJO TERKINI – Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) terus melakukan pemutakhiran data terkini terkait dampak gempa magnitudo M 6,1 yang yang mengguncang beberapa wilayah di Provinsi Sumatera Barat, Jumat 25 Februari 2022 pagi.

"Data sementara, total jumlah korban meninggal dunia mencapai 7 orang," jelas Abdul Muhari, PhD, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, melalui keterangan resmi BNPB, Jumat malam.

Berdasarkan data Pusdalops BNPB, kata dia, pada Pukul 17.30 Wita jumlah korban meninggal teridentifikasi 3 orang di Kabupaten Pasaman Barat dan 4 di Kabupaten Kabupaten Pasaman.

Baca Juga: Gempa Bumi Tektonik Guncang Sumatera Barat

Adapun total korban luka-luka mencapai 85 orang. Rinciannya, luka berat 10 orang dan luka ringan 50 orang di Pasaman Barat, serta 25 orang di Pasaman.

"BPBD Kabupaten Pasaman belum merinci kategori korban luka-luka yang dilaporkan ke Pusdalops BNPB," tutur Abdul Muhari.

Menurut dia, gempa tektonik M6,1 ini juga berdampak pada pengungsian warga. Hingga kini, sebanyak 5.000 warga mengungsi di 35 titik.

"Sebaran titik pengungsian di Kecamatan Talamau, Kecamatan Pasaman dan Kinali," urainya.

Baca Juga: 15 Kali Gempa Bumi Susulan Guncang Sumatera Barat, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Petugas di lapangan masih mendata warga yang mengungsi. Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, para personel organisasi maupun relawan dan warga masih memfokuskan pada pencarian, penyelamatan dan evakuasi serta pelayanan kepada warga terdampak.

Halaman:

Editor: Marianus Susanto Edison


Tags

Terkait

Terkini

x