Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Pasutri, Nikah 6 Bulan Lalu

- 29 Maret 2021, 13:53 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono/ANTARA
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono/ANTARA /


LABUAN BAJO TERKINI- Kepolisian Republik Indonesia memastikan pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makssar pada Minggu 27 Maret 2021 adalah pasangan Suami-Istri (Pasutri).

Keduanya baru menikah pada 6 bulan lalu.

Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam keterangan pers di Jakarta, Senin 29 Maret 2021.

"Betul pelaku pasangam suami istri baru menikah enam bulan," kata Argo dalam keterangannya, Senin.

Baca Juga: Petani Kopi Jahe Manggarai Akan Lakukan Studi Banding di Pulau Jawa

Dikutip dari ANTARA, Argo menjelaskan, identitas kedua pelaku bom bunuh diri tersebut telah diketahui. Pelaku laki-laki berinisial L dan perempuan berinisial YSF, berprofesi sebagai pekerja swasta

"Penyelidikan masih terus dilakukan termasuk mengungkap pelakunya lainnya," ujar Argo.

Menurut Argo, sejumlah tempat sudah digeledah untuk mencari bukti lainnya. Termasuk rumah tempat tinggal pelaku.

"Kita tunggu hasil kerja anggota di lapangan. Dan kami berharap semua dapat diungkap dengan jelas," kata Argo.

Argo menambahkan, pelaku merupakan bagian dari kelompok militan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina.

Halaman:

Editor: Silvester Yunani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X