Berbasis Riset Kualitatif, FORKOMA PMKRI Matim Gelar Diskusi Publik Terkait Desa Wisata

- 9 April 2022, 20:37 WIB
Suasana Diskusi publik Forkoma PMKRI Matim di Borong, Jumat 8 April 2022
Suasana Diskusi publik Forkoma PMKRI Matim di Borong, Jumat 8 April 2022 /Labuan Bajo Terkini/Elvis

LABUAN BAJO TERKINI- Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (FORKOMA PMKRI) Kabupaten Manggarai Timur menggelar Diskusi Publik bertajuk "Quo Vadis Desa Wisata di Manggarai Timur", Jumat 8 April 2022.

Diskusi Publik yang digelar di Kafe For Rest Borong itu menghadirkan 3 pembicaraa diantaranya; Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, Ketua Komisi B DPRD Manggarai Timur, Lucius Modo serta pengamat kebijakan Publik yang juga Ketua Bidang Advokasi dan penelitian Forkoma PMKRI Matim, Yergo Gorman.

Diskusi tersebut dilakukan setelah Peneliti Forkoma PMKRI Matim, Yergo Gorman melakukan studi kualitatif terhadap 5 desa wisata yang ditetapkan oleh Pemkab Manggarai Timur pada 2020 lalu.

Baca Juga: Kutuk Pelaku Rudapaksa di Rana Mese, FORKOMA PMKRI Matim Desak Polisi Bertindak Tegas

Menurut Yergo, hasil studi kualitatif yang ia lakukan menunjukkan, desa wisata di Manggarai Timur sejauh ini masih diliputi dengan banyak persoalan dan membutuhkan banyak pendampingan serius.

Selain pendampingan serius, pembenahan infrastruktur menuju desa wisata juga sangat diperlukan saat ini. Menurut alumni pasca sarjana Universitas Merdeka Malang itu, akses infrastruktur yang buruk masih menjadi kendala bagi wisatawan mengakses desa wisata yang telah ada.

"Pasca pembaptisan Desa Wisata, perlu diikuti kebijakan-kebijakan yang berkelanjutan ke depan, supaya desa-desa wisata itu tidak stagnan," Papar Yergo dalam diskusi tersebut.

Tak hanya itu, Alumni PMKRI Cabang Malang itu menjelaskan, literasi pada desa wisata saat ini perlu terus didorong sehingga pemahaman warga setempat terkait pengembangan desa wisata.

"Pemberdayaan itu praktisnya lewat program-program literasi wisata di Desa Wisata. Literasi ini menjadi mutlak sebab status Desa Wisata kita yang masih rintisan perlu banyak perhatian.,"bebernya.

Halaman:

Editor: Silvester Yunani


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x