Selebgram Kellycourtneyy jadi Korban Penipuan Saat ke Labuan Bajo, BPOLBF dan Pemkab Mabar Angkat Bicara

- 16 Februari 2022, 07:55 WIB
Tangkapan layar video selebgram Kellycourtneyy saat menyampaikan keluhan
Tangkapan layar video selebgram Kellycourtneyy saat menyampaikan keluhan /Labuan Bajo Terkini/Instagram @Kellycourtneyy

LABUAN BAJO TERKINI-Tingginya minat wisatawan yang datang ke Labuan Bajo beberapa tahun belakangan ini menjadi berkah tersendiri bagi Kota yang terkenal dengan hewan endemiknya Varanus komodoensis.

Dua hari ini jagat maya diramaikan dengan pemberitaan tentang kasus penipuan yang dialami selebgram Kellycourtneyy yang dalam unggahannya di media sosial Instagram mengeluhkan kasus penipuan yang dialaminya, yang dilakukan salah satu travel agent di Labuan Bajo.

Dalam unggahannya Kellycourtneyy mengaku telah membayar uang sejumlah 12 juta untuk perjalanan wisata selama 3 hari 2 malam untuk 6 pack di Labuan Bajo.

Baca Juga: Terlantarkan Wisatawan, Tour Operator Asal Bogor ini Dilarang Beroperasi di Labuan Bajo Selama Satu Tahun

Ramainya pemberitaan terkait kasus penipuan tersebut, membuat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno langsung menugaskan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) sebagai Satker Kemenparekraf untuk berkoordinasi dengan otoritas setempat di Manggarai Barat untuk menelusuri dan menindaklanjuti dugaan kasus penipuan yang dialami selebgram tersebut, mengingat kejadian tersebut dapat mencoreng nama baik Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan yang ada di Indonesia.

Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina langsung melakukan koordinasi dengan Bupati Manggarai Barat dan Dinas Pariwisata untuk secepatnya berkoordinasi dengan seluruh pihak berwenang yang terkait. Shana berjanji akan menelusuri dan menindak tegas pihak travel agent yang telah melakukan dugaan tindakan penipuan terhadap rombongan wisatawan Kellycourtney.

"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan, begitupun kerugian yang ditimbulkan atas rombongan wisatawan yang saat ini terjadi di Labuan Bajo. Kami sedang berkoordinasi dengan otoritas setempat agar kasus ini segera ditelusuri dan pelakunya harus ditindak tegas," tegas Shana.

Di sisi lain, Shana juga menegaskan pentingnya pengetahuan wisatawan untuk memiliki referensi daftar travel agent/tour operator resmi dalam melakukan kegiatan berwisata.

"Kami sudah mendata travel agent resmi yang bisa diakses teman-teman wisatawan. Data ini kami siapkan melalui akses registrasi online untuk mempermudah akses wisatawan terhadap travel agent resmi dan sekaligus upaya kami menghindarkan wisatawan dari hal-hal yang merugikan mereka saat berlibur ke Labuan Bajo,"jelas Shana.

Halaman:

Editor: Silvester Yunani


Tags

Terkait

Terkini

x