Pembangunan IKN Nusantara Memakan Waktu Hingga 20 Tahun

- 15 Maret 2022, 11:02 WIB
Tangkapan layar - Presiden Jokowi saat menuangkan air dari NTT yang dibawa Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, saat prosesi penyatuan tanah dan air dari 34 provinsi di Titik Nol IKN Nusantara.
Tangkapan layar - Presiden Jokowi saat menuangkan air dari NTT yang dibawa Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, saat prosesi penyatuan tanah dan air dari 34 provinsi di Titik Nol IKN Nusantara. /Instagram/@viktorbungtilulaiskodat

LABUAN BAJO TERKINI - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diprediksi akan memakan waktu sekitar 15-20 tahun untuk benar-benar selesai.

Hal itu terjadi, karena membangun IKN Nusantara merupakan 'pekerjaan yang raksasa besarnya' dan rumit. Sehingga membutuhkan waktu cukup lama.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan hal ini dalam video terbaru di kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Selasa 15 Maret 2022.

"Oleh sebab itu, memang butuh waktu yang panjang antara 15-20 tahun baru bisa diselesaikan," kata Presiden Jokowi.

Baca Juga: Krisis Air Global, Wapres Ungkap Hal Ini Sebagai Pemicunya

Kepala Negara berharap, proses pembangunan IKN Nusantara akan semakin terlihat perkembangannya. Apalagi sudah ada Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono dan Wakil Dhony Rahajoe.

Menurut Presiden Jokowi, nantinya lembaga tersebut yang akan merancang perencanaan lebih terperinci terkait pembangunan IKN Nusantara, termasuk di dalamnya Detail Engineering Design (DED).

"Kelembagaan sudah ada, nanti perencanaan yang lebih detil, entah itu DED dan lain-lain juga disiapkan, sehingga akan semakin kelihatan nanti. Tapi yang paling penting memang infrastruktur dasar itu harus segera dimulai," tandas Presiden Jokowi.

Baca Juga: Menparekraf: Kunjungan Wisman ke Bali Meningkat

Sebelumnya, pada Senin 14 Maret 2022, Presiden Jokowi memimpin prosesi penyatuan tanah dan air dari 34 provinsi yang dibawa gubernur masing-masing di Titik Nol IKN Nusantara.

Halaman:

Editor: Marianus Susanto Edison

Sumber: Antara


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x