Menutup 'Bulan Maria', Umat Katolik di Lancang Labuan Bajo Gelar Aksi Ini

- 28 Mei 2022, 11:17 WIB
Umat Katolik Sta Bernadette Paroki Roh Kudus Labuan Bajo saat membersihkan jalan menuju Pekuburan Umum Lancang, Labuan Bajo.
Umat Katolik Sta Bernadette Paroki Roh Kudus Labuan Bajo saat membersihkan jalan menuju Pekuburan Umum Lancang, Labuan Bajo. /HO-Rhiooz

LABUAN BAJO TERKINI - Dalam tradisi Gereja Katolik, ada dua bulan dalam setahun yang dikhususkan untuk menghormati Bunda Maria, yaitu bulan Mei dan bulan Oktober.

Lazimnya, dalam Bulan Maria tersebut, umat Katolik melakukan Doa Rosario, ziarah, hingga kegiatan sosial. Namun selama masa pandemi Covid-19 berlangsung, berbagai kegiatan tersebut tidak dijalankan sebagaimana biasa.

Kini, setelah kasus Covid-19 melandai, umat Katolik kembali melaksanakan berbagai 'tradisi' tersebut. Seperti selama bulan Mei ini, sebagian besar umat Katolik, khususnya di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Doa Rosario.

Baca Juga: Laksmi Shari Terpilih Sebagai Puteri Indonesia 2022

Doa Rosario ini dilaksanakan umat di perkumpulan umat paling kecil, yakni Komunitas Basis Gerejawi (KBG), yang digelar secara bergilir di rumah-rumah umat.

Tak hanya Doa Rosario, Bulan Maria juga diisi dengan kegiatan ziarah ke Gua Maria terdekat maupun kegiatan sosial lainnya.

Hal ini sebagaimana dilakukan umat Katolik di Lancang, Labuan Bajo, yang tergabung dalam KBG Sta Bernadette, Paroki Roh Kudus, Labuan Bajo. Mereka menutup rangkaian Doa Rosario dengan menggelar aksi membersihkan ruas jalan menuju Pekuburan Umum Lancang.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Ingin Menikah Muda

"Tentu kami merasa bersukacita, karena Doa Rosario kembali bisa dilaksanakan pada bulan Mei ini, setelah beberapa tahun terakhir ditiadakan karena pandemi Covid-19," kata Ketua KBG Sta Bernadette, Siprianus Kapung, di sela-sela kegiatan.

Pihaknya sengaja memilih aksi membersihkan lingkungan dan jalan menuju Pekuburan Umum Lancang untuk menutup rangkaian Doa Rosario kali ini.

Halaman:

Editor: Marianus Susanto Edison


Tags

Terkait

Terkini

x