Pengadaan Barang dan Jasa Berkontribusi Tingkatkan Transaksi Pembelian Produk Lokal

- 26 Maret 2022, 09:33 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno berbincang dengan Presiden Joko Widodo saat Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Nusa Dua, Badung, Provinsi Bali, Jumat 25 Maret 2022.
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno berbincang dengan Presiden Joko Widodo saat Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Nusa Dua, Badung, Provinsi Bali, Jumat 25 Maret 2022. /Instagram/@sandiuno

LABUAN BAJO TERKINI - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meyakini transaksi pembelian produk lokal dalam negeri akan terus meningkat.

Sebab pembeli produk lokal bukan saja masyarakat umum, tetapi juga dalam hal pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Hal ini disampaikan Menparekraf saat Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jumat 25 Maret 2022, sebagaimana dipantau secara daring di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Bali United Juara Liga 1 Indonesia

"Selain pembelian oleh masyarakat umum, kami meyakini pengadaan barang dan jasa pemerintah dapat berkontribusi dalam meningkatkan transaksi pembelian produk dalam negeri," kata Sandiaga Salahuddin Uno.

Menurut Menparekraf, aksi afirmasi pembelian dan pemanfaatan produk lokal dalam rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) oleh kementerian/ lembaga, BUMN, dan pemerintah daerah, berpotensi meningkatkan transaksi pembelian produk dalam negeri sebesar Rp400 triliun tahun ini.

"Per hari kemarin, Alhamdulillah, Astungkara, penutupan Bussines Matching Belanja Produk dalam Negeri 2022 telah berhasil menjual produk senilai Rp214,1 triliun," ungkapnya.

"Dan Insya Allah, akan terus meningkat Bapak Presiden, jika kita kompak bekerja sama," imbuh Menparekraf, di hadapan Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri yang hadir secara langsung di Nusa Dua.

Baca Juga: Menparekraf Optimistis 30 Juta UMKM 'On Boarding' 2023

Menurut Sandiaga Salahuddin Uno, ini bisa menjadi momentum kebangkitan ekonomi, membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru.

Halaman:

Editor: Marianus Susanto Edison


Tags

Terkait

Terkini

x